Jumat, 27 Juli 2012

JAMAICAN FEST 2012, PURWOKERTO, JAWA TENGAH

Mengawali hari di bulan ke-7 tahun 2012, kawan-kawan Jamaican Roots & Culture Community kembali menggelar hajatan akbar bertajuk Jamaican Fest. Event kedua di mana tahun lalu diikuti oleh banyak band jamaican music, kali ini menyusut hanya 5 band ditambah satu bintang tamu. Jamaican Fest kali ini digelar di Indoor Futsal, Gelanggang Olah Raga Satria, Purwokerto, Jawa Tengah.

Seperti tahun sebelumnya, dengan memainkan band yang tergolong baru dengan harapan band baru tersebut mendapat kesempatan yang sama dengan band lama. Yaitu The Rudieska dan Jhony Freedom dari Purwokerto serta perwakilan dari daerah lain seperti Roots Rhythm (Purbalingga), marQpat (Banjarnegara), dan Alphablopho (Wonosobo). Dan Steven N. Kaligis (Steven Jam-RI) sebagai guest star utama diiringi JRCC Allstars.

Pukul satu siang, acara dimulai dengan lagu-lagu ska yang dibawakan The Rudieska yang dilanjutkan dengan Roots Rhythm masing-masing berdurasi 30 menit. Lalu marQpat dan Alphablopho menyusul dan diakhiri dengan penampilan Jhony Freedom.

Terlihat Steven dan JRCC Allstars sedang breafing di belakang panggung mempersiapkan penampilan pertama yang hanya latihan sekali sebelum tampil. Namun pengalaman yang dimiliki masing-masing personil membuat JRCC Allstars cepat beradaptasi bahkan dengan Steven N. Kaligis sekalipun.

Dimulai dengan lagu Trully Kawan, menyusul Bebas Merdeka, Kembali, lalu di lagu ke-4 Steven memanggil Anung (Lodse’) untuk featuring membawakan lagu Anak Pantai dilanjutkan dengan Santeria milik Sublime, Gudbye Anjing, Sangat Menyenangkan, dan ditutup dengan Lagu Santai.

Steven pun selesai menjalankan tugasnya kurang dari satu jam. Seperti biasa, Steven dengan ramah menyapa Kawanan SJ yang sejak pagi hari menunggu karena sepengetahuan mereka, Steven juga melakukan soundcheck di pagi hari.

RI-Lij Imam Nurrokhman

Rabu, 20 Juli 2011

HISTORY OF SOULJAH..


THE BEGINNING | 4 April 1998
Sekelompok Mahasiswa Periklanan FISIP UI membentuk sebuah band dengan nama ARIGATOO dengan formasi
Danar (voc), Bayu (gitar), Ari (guitar), Dimas (Drum), Shanty (trompet), Ocha (trompet), Renhat (Bass).
Layaknya band kampus lainnya mereka membentuk band untuk mengisi waktu luang.

THE SINGLE | Late 1998
Bosan membawakan lagu Save Ferris, Bob Marley dan Reel Big Fish, Arigatoo memberanikan diri untuk merekam dan merilis single INDEHOY DI TELUK BAYUR yang langsung menjadi hits di kalangan underground.
Dengan lagu Indehoy, Arigatoo segera melejit menjadi bintang tamu di berbagai acara musik.

NEW FORMATION | Mid 1999
Seiring dengan meningkatnya kesadaran bermusik dan pentingnya Brass Section dalam setiap aksi panggung maka direkrutlah David (trompet) dan Vino (Alto Saxophone).
Inilah formasi lengkap pertama Arigatoo; Danar (vocal), Bayu (gitar), Ari (gitar), Renhat (bass), Dimas (Drum), Ocha (trompet), Vino(sax), David (trompet).

THE INDUSTRY | DECEMBER 1999
Tahun 1999 menjadi tahun yang berarti bagi Arigatoo karena di tahun ini mereka masuk dapur rekaman untuk menyumbangkan sebuah lagu dalam album kompilasi Skamania, kompilasi skarilisan Sony Music, tahun 1999. Dengan single PETUALANGAN VW COMBI.
Lagu yang menjadi andalan mereka di album ini ternyata tidak berhasil membawa mereka dikenal oleh luas. Hanya kalangan underground yang memberikan apresiasi tinggi terhadap karya mereka.

DOOMS DAY | OCTOBER 2000
Gairah bermusik Arigatoo segera melambat seiring dengan tidak kondusifnya kondisi industri musik tanah air dan hengkangnya beberapa personil Arigatoo; Renhat (bass) hengkang untuk melanjutkan kuliah komunikasi di Hawaii dan Ari (gitar) pergi untuk masuk dalam dunia kerja.

THE TRANSITION | 2000-2002
Selama 2 tahun Arigatoo mengalami masa kegelapan dengan bertambahnya personil yang hengkang yaitu Dimas (drum) dan Ocha (Trompet).
Selama 2 tahun walau tercatat hanya beberapa panggung musik yang disambangi oleh Arigatoo namun mereka mencoba untuk tetap eksis di dunia musik.

HOME COMING | Mid 2002
Renhat (bass) kembali mengisi posisi bass karena telah menyelesaikan kuliahnya dan Dimas (drum) pun kembali mengisi formasi Arigatoo menjadi formasi Komplit pertama setelah masa transisi.
Formasi terakhir Arigatoo adalah: Renhat (bass), Danar (vocal), Dimas (Drum), Bayu (gitar), David (trompet), Vino (Alto Sax).

FIRE STARTER | Early 2003
Album kompilasi Asian Ska Foundation yang dirilis oleh label dari Jepang- Authority Records membakar kembali semangat Arigatoo untuk kembali serius di musik dan melupakan sejenak segala pekerjaan kantoran mereka.
Kompilasi ini pula yang membuat Arigatoo kembali meneruskan beberapa lagu yang sempat mereka rekam di tahun 2000.

THE BEGINNING IS THE END
IS THE BEGINNING | MID 2003

Kami Bukan Perawan Lagi merupakan awal bagi Arigatoo masuk ke industri rekaman Nasional. Dengan album ini pula Arigatoo menyatakan keseriusannya dalam bermusik.
Album ini juga merupakan akhir dari perjalanan musik Arigatoo yang akan bertransformasi menjadi sesuatu yang lebih besar.
Dan album ini jugalah yang menjadi awal masuknya SAID dalam formasi Arigatoo dan hengkangnya Vino (alto sax).

FINALLY ITS SOULJAH | Early 2005
Akhirnya setelah merasakan image yang tidak jelas terhadap aliran musik yang mereka bawakan ARIGATOO mengganti namanya menjadi SOULJAH yang lebih cocok untuk JAMAICAN MUSIC yang mereka usung.
Penggantian nama ini diiringi dengan releasenya album BREAKING THE ROOTS dibawah label mereka sendiri OFFBEAT MUSIC.
Formasi album ini adalah: Danar (vokal), Said (toasting), Bayu (gitar), Dimas (drum), renhat (bass), David (trompet/Keyboard).

SECOND ALBUM | Early 2007
BERSAMAMU yang merupakan album kedua SOULJAH membawa banyak perubahan internal.
Dalam penggarapannya album ini kembali berganti personil dengan hengkangnya Dimas(drum) yang digantikan oleh Hanli serta masuknya kembali Vino(sax).
Formasi album ini adalah: Danar (vocal), Said (toasting), Bayu (guitar), Renhat( bass), David (keyboard), Vino (tenor Sax),Serta Additional player Hanli (drum), Edot (trombone).
Album yang diiringi dengan Novel dengan judul, cover serta cerita yang sama urutannya dengan album mereka.


TRILOGY MESTAKUNG | Mid 2009
MERAH-KUNING-HIJAU
adalah trilogi album SOULJAH yang dikemas dalam BREAKING THE ROOT/Merah, BERASAMAMU/Kuning, dan MESTAKUNG/Hijau.
Warna yang melambangkan perjuangan SOULJAH dalam bermusik, berkarya dan menyebarkan apa yang mereka kerjakan kepada masyarakat luas.
Dalam penggarapannya album ini SOULJAH kembali berganti personil. Kini Bayu (gitar) digantikan oleh Gema dan masuknya additional player Nanda (drum).
11 tahun yang panjang namun belum berakhir. Apakah Semesta alam akan mendukung SOULJAH? biar sejarah yang membuktikan

SEJARAH TENTANG SOULJAH..

SOULJAH, Band asal Bekasi.. 
Genre: World / Reggae / Ska / Rocksteady
Anggota:
Renhat - Bass
Said - Vokal / pemanggang roti
David - Keyboard
Vino - SaxTenor 
Danar - Vocal
Souljah dibentuk kembali pada tahun 1998. Pada awalnya, bernama Arigatoo.Kemudian bersama dengan musik memperluas yang dibuat Souljah, Souljahmemutuskan untuk mengubah nama menjadi Souljah pada 2005. Dengan Arigatoo,Souljah melakukan beberapa album kompilasi, satu dengan Otoritas Catatan dari Jepang, berjudul Asia Ska Foundation di tahun 2003 dan yang lainnya dengan SonyMusic Indonesia, berjudul Ska Mania kembali pada tahun 2000. Dan pada tahun 2003,Arigatoo merilis full album berjudul Kami Bukan Perawan Lagi (Kami Tidak PerawanLagi). Kemudian, pada tahun 2005 Souljah merilis album pertama mereka, berjudul"Breaking The Roots", dengan hit single Jamaika Away. Pada tahun 2007, Souljahmerilis album kedua, berjudul "Bersamamu" (To Be With You), dengan hit singleBersamamu. Untuk saat ini, album Souljah didistribusikan hanya di Indonesia. Namun bagi Anda yang tinggal di luar Indonesia, Anda dapat membeli lagu kami di itunes.

Pada tahun 2009 Souljah merilis album ketiga mereka yang disebut Mestakung;singkat untuk Semesta Mendukung (Universe Mendukung). Album ini menyelesaikan'trilogi' merah-kuning-hijau. Jika seseorang memiliki semua album Souljah dan tetapberdampingan dari yang pertama, maka Anda akan mendapatkan warna, merah, kuning, dan hijau. Souljah secara aktif melakukan pertunjukkan di Indonesia, kebanyakan di Jakarta dan daerah di dekatnya. Selain itu mereka juga mulai hinggarekor mereka sendiri perusahaan bernama Indonesia Musik offbeat. Souljah adalah tentang untuk memulai memproduksi album keempat mereka segera.